Institusi Keperawatan Menarik Mahasiswa Yang Berpraktik Di Rumah Sakit

Menyikapi instruksi presiden maupun beberapa pemerintah daerah terkait darurat corona sebagai bencana nasional. Banyak institusi termasuk pendidikan mengeluarkan surat edaran institusi untuk membatasi pertemuan dan kontak fisik secara langsung. Proses pembelajaran dianjurkan untuk diganti di rumah melalui pendidikan jarak jauh dan menggunakan teknologi.

Tidak salah, hal ini tentu juga bijak di pertimbangkan. Pembatasan kontak sosial terbukti efektif dalam upaya pencegahan akselerasi penularan penyakit jika belajar dari wilayah yang pernah mengalami pandemi sebelumnya. Hal lain yang harus diperhatikan untuk wilayah yang terancam untuk memungkinkan terjadinya penularan ini kritis harus di putuskan agar bisa melindungi orang lebih banyak. Mahasiswa adalah pembelajar dan bukan profesional. Belum menjadi kewajiban bagi mereka untuk turun menghadapi situasi ini dikarenakan belum memiliki keahlian yang terakui.

Ilustrasi Mahasiswa Keperawatan di Lorong Rumah Sakit
Sumber: Nanangdiyanto

Hal lain yang harus dipertimbangkan bahwa keterbatasan Alat Perlindungan Diri (APD) sehingga akses untuk alat ini sulit didapat dan juga jika menggunakan kepemilikan Rumah Sakit akan menambah beban penggunaan Rumah Sakit dan menimbulkan masalah baru. Sementara dalam pengurangan infeksi membutuhkan set alat pencegahan penularan direkomendasikan yang sulit untuk dipenuhi.

Tentu jika sebagai manusia, mahasiswa ingin mengabdikan diri membantu masyarakat dapat dilakukan mendukung upaya pencegahan dan edukasi lingkungan sekitar karena banyak masyarakat yang belum paham secara menyeluruh berkaitan dengan situasi ini. Tak ayal pun jika suatu saat wabah misalnya terjadi maka mahasiswa tentu masih dapat mengabdikan diri melalui wadah sukarelawan kemanusian berdasarkan kemampuan yang dimiliki di situasi yang nantinya serba terbatas.

Bagaimana dengan capaian pembelajaran? pengurangan dan pencegahan penyebaran dan perluasan penyakit adalah tujuan utama kita. Upaya yang dilakukan haruslah menurunkan jumlah yang terinfeksi atau me-nol kan sama sekali kejadian penyakit Covid-19. Penundaan dan mengganti metode serta evaluasi pembelajaran adalah hal bijak untuk dapat mudah keluar dari situasi ini. Tentu situasi saat ini akan membuat rugi. Namun, harus dimaklumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *